Pengalaman Akademik dan Interkultural Mahasiswa dalam Program Student Exchange di MMSU, Filipina
Main Article Content
Abstract
Program student exchange merupakan bentuk mobilitas akademik yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di institusi pendidikan luar negeri. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman akademik, sosial, dan budaya mahasiswa selama mengikuti program pertukaran pelajar di Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, yang dilaksanakan pada 6–31 Oktober 2025. Penulisan dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif-reflektif dengan sumber data berupa laporan kegiatan, logbook mingguan, serta dokumentasi pribadi peserta. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang signifikan melalui keterlibatan dalam kegiatan perkuliahan, proyek kelompok, dan ujian bersama mahasiswa lokal. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti berbagai kegiatan non-akademik yang menunjang pembelajaran lintas budaya, seperti campus tour, welcome and orientation program, CCIS activity, serta kegiatan cultural exchange ke berbagai wilayah di Ilocos. Interaksi intensif dengan dosen dan mahasiswa dari latar belakang budaya yang berbeda memberikan pemahaman baru mengenai sistem pendidikan, budaya akademik, serta kehidupan sosial di Filipina. Secara keseluruhan, program student exchange ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan komunikasi, kemampuan adaptasi, dan penguatan perspektif global mahasiswa dalam menghadapi tantangan di era globalisasi.
Article Details
Section
Articles
Main Article Content
Abstract
Program student exchange merupakan bentuk mobilitas akademik yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di institusi pendidikan luar negeri. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman akademik, sosial, dan budaya mahasiswa selama mengikuti program pertukaran pelajar di Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, yang dilaksanakan pada 6–31 Oktober 2025. Penulisan dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif-reflektif dengan sumber data berupa laporan kegiatan, logbook mingguan, serta dokumentasi pribadi peserta. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang signifikan melalui keterlibatan dalam kegiatan perkuliahan, proyek kelompok, dan ujian bersama mahasiswa lokal. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti berbagai kegiatan non-akademik yang menunjang pembelajaran lintas budaya, seperti campus tour, welcome and orientation program, CCIS activity, serta kegiatan cultural exchange ke berbagai wilayah di Ilocos. Interaksi intensif dengan dosen dan mahasiswa dari latar belakang budaya yang berbeda memberikan pemahaman baru mengenai sistem pendidikan, budaya akademik, serta kehidupan sosial di Filipina. Secara keseluruhan, program student exchange ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan komunikasi, kemampuan adaptasi, dan penguatan perspektif global mahasiswa dalam menghadapi tantangan di era globalisasi.